Black Burst atau Reference Sync atau Genlock

Di zamannya TVRI, beberapa kali kita, walau cuma beberapa detik. disuguhkan acara dimana gambarnya kepotong di tengah, waktu itu kita tidak tahu kenapa bisa begitu, tahunya adalah kesalahan teknis. Di zaman sekarang ini, masih ada juga (walaupun sudah sangat jarang) kejadian seperti itu, dimana, tiba-tiba gambarnya di tengah, dan perlahan-lahan naik atau turun sebelum kembali ke frame semula, mungkin karena sudah dibenerin? Sebenarnya, mengapa hal itu bisa terjadi? Di kalangan broadcast engineer, biasanya langsung menduga bahwa hal itu terjadi karena genlocknya hilang (genlocknya gak ada) sehingga gambarnya tidak sync. Ada beberapa penyebutan untuk genlock tersebut, ada yang bilang sync , black burst atau sync reference sebenarnya makhluk apakah itu?

Di dalam operasional studio televisi dan utamanya untuk signal video, maka tv synchronizing pulse atau genlock atau sync atau black burst atau sync reference sangat berperan menyerempakkan beberapa signal video dari berbagai sumber. Untuk selanjutnya semua kata tersebut disingkat dengan sync saja.

Sync ini diproduksi oleh alat (self contain) atau bagian alat (di dalam alat lain) yang disebut TV SPG. Signal yang dihasilkan TV SPG utamanya beberapa pulsa dan opsinya beberapa video test signal. Spesifikasi Teknik pulsa-pulsa sync (standard PAL yang dipakai di Indonesia) adalah sebagai berikut :

No

Nama Pulsa

Lebar Pulsa

Periode Pulsa (Pulsa Repeation Rate/Duration/Frekuensi

1 Horizontal Sync, H sync 4,7 µs 64 µs atau 1H atau 15625 Hz
2 Vertical Sync, V sync 2,5 H 20 ms disebut 1 V atau 50 Hz
3 Equalizing, Eq 2,35 µs 32 µs
4 Horisontal Blanking, H bl 12 µs 64 µs
5 Vertical Blanking, V bl 25 H 20 ms
6 Colour Subcarrier (sinusoida), Fsc 225 ns atau 4,433 MHz

Bila SYNC berisi lengkap (6 bag) itu, maka disebut : COMPOSITE SYNC.

Sync lengkap ini disebut juga oleh TV engineer Black Burst, disingkat BB . Perlu diketahui bahwa Vsync, Hbl, Vbl adalah fakultatif disertakannya. Sedangkan Eq, dan Fsc hanya disertakan beberapa sampel. Untuk jelasnya lihat gambar 1 dan 2 di halaman berikut.

Gambar 1 : mulai bagian akhir Field pertama(odd) s/d awal Field kedua(even).
Gambar 2 : mulai bagian akhir Field kedua(even) s/d awal Field pertama(odd).

Signal SYNC mendapat istilah lain atau synonim BB karena :

Fsc di posisikan pada level Black video setiap awal 1 H dan hanya ditampilkan beberapa cycle (Burst) setiap 64 us.

black burst copy

black burst2 copy

Kini di jaman teknologi maju, produk tv spg dapat dikemas dalam 1 buah chip. Dan mayoritas peralatan tv penghasil signal video (kamera, VTR recorder, chargen, capgen, kompugraphic, titlegen, vision mixer/switcher) telah dilengkapi spg.

Maka “kesinkronisasian” signal-signal video itu semua adalah mutlak dalam 1 system operasi studio. Kesinkronisasian signal-signal video ini disyaratkan mutlak pada saat sampai di input video mixer, input routing switcher supaya dapat diolah produksi menjadi kemasan program video yang baik (sync).

Seperti yang kita ketahui bersama bahwa di video mixer dapat mengolah fungsi pencampuran signal-signal video, antara lain : Mixing, Cut, Fade, Overlay, Special Effect, Keying, Cropping, dsb. Pada operasional video mixer biasanya dilengkapi dengan 2 kondisi alarm indicator untuk tiap-tiap input signal video nya.

Kondisi 1 : sync, berarti signal video sinkron satu sama lainnya. Semua fungsi operasi video mixer dapat terlaksana dengan baiknya.

Kondisi 2 : nonsync, berarti tidak sinkron. Hanya fungsi Cut yang beroperasi, itupun dengan output signal video yang tidak baik (jumping frame atau running frame atau acak) saat transisi gambar.

Beberapa peralatan yang tersambung dalam system instalasi studio, berarti dapat saja beberapa tv spg hadir dan selanjutnya beberapa sync pulse exist walaupun frekwensi sama namun timing /phase bisa berbeda-beda, karena mulai menghidupkan (on)  setiap peralatan tidak mungkin bersamaan(dalam skala waktu nano /micro second). Menyeragamkan /mensinkronkan timing sync pulse (spg-spg) ini, ditempuh metoda generator-locking atau disingkat genlock. Dipilihlah satu set tv spg menjadi pusat komando, disebut
MASTER SPG .

MASTER SPG akan mengomando /mengemudikan spg-spg lainnya yang ada. SPG yang menerima komando disebut Slave spg. Outline rangkaian master spg dalam suatu studio tv adalah sebagai berikut, gambar 3

black burst3 copy

Master SPG dapat juga suatu ketika bila memang perlu dapat menerima signal komando genlock, maka sementara menjadi Slave SPG. Peralatan yang ber spg dapat menjadi Master SPG

Demikian pembahasan tentang sync, semoga bermanfaat

5 Responses to Black Burst atau Reference Sync atau Genlock

  1. postingan anda menarik, sekedar masukan dari saya, knp setiap postingan tdk memakai fungsi “readmore”, biar halamanya lbih ringkas.

    Maju Terus Dunia Broadcasting Indonesia.

    • Agus Rusmawan says:

      Mas Agung, Terima kasih masukannya. Sebenarnya saya ingin juga memakai fungsi “readmore” di blog saya, saya sudah mencoba untuk mencari fungsi tersebut, tapi karena keterbatasan pengetahuan saya, sampai saat ini belum ditemukan. Kalo mas agung berkenan, mungkin bisa memberi tahu cara untuk menggunakan fungsi tersebut? ditunggu masukannya mas

  2. […] frame. Alat tersebut biasa digunakan apabila ada suatu peralatan yang tidak mempunyai input reference dan outputnya akan dimasukkan ke dalam sistem yang sudah mempunyai reference sendiri. Contohnya, […]

  3. hafizrama says:

    bagus nih buat bahan ujian saya.
    Trim’s ya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: