Istilah dalam Teknik Penyiaran (Bagian 3)

Semakin hari, semakin banyak saja perbendaharaan istilah dalam teknik penyiaran, setelah sebelumnya membahas tentang ADC, AES, AFC dan AGC, maka kita kali ini akan membahas tentang analog, aspek rasio, ATSC dan bandwidth.

Analog (Analog)

sebuah sinyal kontinu yang memerlukan waktu untuk membuat transisisi dari satu level ke lainnya. Standar sinyal audio dan video adalah analog. Keduanya dapat di digitized. Video dalam laser disk adalah komposite analog. Audio dapat hadir dalam kedua bentuk analog dan digital. Audio dan video pada DVD telah direkam pada disk dalam domain digital. Dalam british language, kata analogue menunjukkan bahwa yang di bahas adalah audio analog dan bukan video analog.

Aspect Ratio (Aspek Rasio)

aspek rasio

Aspek rasio didefinisikan sebagai bentuk rectangular gambar di televisi. Aspek rasio mencerminkan perbandingan lebar gambar terhadap ketinggian. Dalam standar gambar TV, terminologi yang digunakan oleh kalangan industri, adalah 4 unit Lebar dan 3 unit tinggi, atau 4:3 (dibaca 4 berbanding 3).

Ada lebih dari satu cara untuk menyatakan suatu aspek rasio. Istilah dalam film layar lebar adalah 1,33 kali tinggi. Perbandingan antara 3 dan 4 akan mendapatkan 1,33333 … itu adalah aspek rasio 1,33:1 (dibaca sebagai 1,33 berbanding1). Karena perbandingan : 1 selalu sama akhirnya untuk mempermudah pengucapan, perbandingan :1 itu dihilangkan. Sehingga ditetapkan 1,33 sebagai aspek rasio, dan tidak disebut sebagai aspek rasio 1,33 : 1.

Sistem dengan menggunakan dua nomor, mungkin awalnya akan lebih mudah untuk menyebutkan 4:3 bukan 1,33:1 atau 1,33 saja. Kemudian penamaan tersebut menjadi sulit untuk digunakan ketika menentukan angka-angka tentang bentuk gambar. Dua buah format layar lebar yang tersedia di US, yang satu 16:9 dan yang satunya lagi 16:10,5. Apabila ditanyakan, manakah yang lebih lebar diantara keduanya? Dengan menggunakan perhitungan desimal, akan lebih mudah untuk menjawabnya. Mana yang lebih luas 1,78:1 atau 1,52:1? 1,78 tentu saja lebih lebar dibandingakan 1,52. Sejak penamaan aspek rasio digunakan, tidak semuanya bisa disebutkan dengan nomor, maka sistem desimal jauh lebih baik untuk digunakan.

Saat ini ada dua aspek rasio yang menjadi standar dalam TV yaitu 1,33 (4:3) dan 1,78 (16:9). Aspek rasio 1,52 yang ditetapkan adalah semacam kompromi dalam peralihan dari satu sistem lain. Mereka merubah gambar geometri untuk mendapatkan hasil yang baik dari aspek rasio 1,33 atau 1,78 untuk muncul di layar 1,52. Dalam dunia DTV kita akan melihat sedikit 1,55 atau 14:9 sebagai pilihan lain sebagai kompromi. Yang dilakukan adalah dengan meng-upconverted aspek rasio 1,33 ke 1,78. Beberapa gambar bagian atas dan bawah dari aspek rasio 1,33 akan terpotong sehingga gambar dapat tampil menjadi lebih luas pada aspek rasio 1,78 . Akan tetapi ada sedikit black bar di kiri dan kanan tepi-tepi gambar.

Jika masa depan televisi menuju layar lebar, adakah aspek rasio yang lebih baik dari yang lain? Aspek rasio 1,33 akan tetap diakomodir untuk beberapa waktu yang akan datang. Resolusi teknologi layar saat ini membuktikan bahwa teknologi 1,78 merupakan batas tertinggi kemampuan kita saat ini. Aspek rasio 1,33 yang dikompromi hanya dapat menggunakan resolusi di bagian tengah layar dan gambar yang lebih luas dari format 1,78 tidak dapat menggunakan resolusi yang tersedia di bagian atas dan bawah layar.

ATSC (Advanced Television Systems Committee)

atsc

The Advanced Televisi Systems Committee (ATSC) adalah organisasi internasional dari 200 anggota yang secara sukarela membuat standar teknis lanjutan untuk sistem televisi. Standar ATSC untuk TV digital termasuk HDTV (High Definition teleVision), SDTV (Standar Definition TeleVision), data broadcasting, multichannel surround-suara audio, dan penyiaran satelit langsung ke rumah (DTH).

Secara rinci dalam “Development of the ATSC Digital Televisi Standar,” pada 24 Desember 1996, Federal Communications Commission (FCC) Amerika Serikat mengadopsi unsur-unsur utama dari Standar Televisi Televisi Digital ATSC(A/53) untuk penyiaran televisi nasional generasi berikutnya. Selain itu, Kanada, Korea Selatan, Taiwan dan Argentina juga mengadopsi standar DTV ATSC untuk penyiaran terestrial digital.

Bandwidth

rentang atau pita frekuensi. Bandwidth sering menunjukkan konsistensi dari parameter lainnya, seperti amplitude atau fase, selain untuk menentukan rentang frekuensi. Dalam kenyataan, spesifikasi untuk bandwidth berarti informasi tanpa kualifikasi tambahan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: